KETERANGAN :
i-MAX merupakan RPM meter pertama di Indonesia dan Asia yang dilengkapi denganteknologi SCAN (Synchronize Counter Air Navigation), yang berfungsi untuk mendeteksi danmerekam laju putaran mesin pada saat penyetelan udara karburator (Air Screw) agar terjadicampuran udara dan bahan bakar yang tepat dan akurat.
i-MAX dilengkapi dengan 2 mode RPM meter yaitu untuk sepeda motor jenis karburatordan jenis Injeksi.
KEUNGGULAN :
• Dual Mode Pengukuran sepeda motor (Karburator dan Injeksi)
• SCAN Teknologi
• 10 Digit Tampilan
• Hemat Listrik
• BergaransiSPESIFIKASI (SPESIFICATION)
-Tegangan Listrik : AC 220VAC 50/60Hz
- Konsumsi Listrik : 2 Watt
- Tampilan Utama : 5 Digit ( 00001 s/d 20.000 RPM)
- Tampilan Kedua : 5 Digit ( 00001 s/d 20.000 RPM)
- Toleransi Pengukuran : ± 25 RPM
- Toleransi SCAN : ± 100 RPM
- Panjang Kabel sensor : 400 cm
- Panjang Kabel Remote : 350 cm
- Processor : NXP LPC 92 Series 12 MHz Flash Technology
INSTALASI
• Soket Listrik (Power Cord)
Stop kontak yang dihubungkan dengan sumber listrik AC 220V 50/60Hz.
• Japit Sensor (Sensor Clip)
Sensor yang dihubungkan dengan kabel busi untuk sumber masukan sinyal putaran mesin.Stop kontak yang dihubungkan dengan sumber listrik AC 220V 50/60Hz.
• Petanda Bunyi (Buzzer)
Indikasi bunyi pada saat nilai RPM scanning sama dengan RPM penyetelan Air Screw.
Dalam hal ini memiliki toleransi ± 100 RPM
• RPM Indikator/ Time Indikator
5 Angka indikasi putaran mesin atau indikasi waktu pada saat proses Scanning dilakukan.
• Scanning RPM
5 Angka indikasi putaran mesin pada saat proses scanning dilakukan. Putaran mesin
tertinggi akan terdeteksi dan terekam dalam waktu 30 detik.
PETUNJUK PEMAKAIAN
MENYETEL RPM STASIONER/ IDLE/ LANGSAM
1.Sambungkan soket ke listrik 220VAC dan tekan tombol pada posisi ON
2.Japitkan kabel sensor pada kabel busi dan hindarkan japit sensor dari massa
3.Tekan tombol MODE 1 untuk motor tipe Injeks, MODE 2 Motor 2 Tak & MODE 4 Motor 4Tak
4.Putarlah skrup gas untuk menentukan putaran langsam yang diperlukan.MENYETEL AIR SCREW / ANGIN
1.Sambungkan soket ke listrik 220VAC dan tekan tombol pada posisi ON
2.Japitkan kabel sensor pada kabel busi dan hindarkan japit sensor dari massa
3.Tekan tombol MODE 1 untuk motor tipe Injeks, MODE 2 Motor 2 Tak & MODE 4 Motor 4Tak
4.Putar skrup gas hingga 3000 s/d 3500 RPM
5.Tekan Tombol SCAN
- Tampilan Utama : Muncul angka 30 yang berarti 30 detik, menghitung mundur.- Tampilan Kecil : Menunjukkan putaran mesin saat ini.
6.Proses SCAN dimulai :
Putarlah skrup angin dengan perlahan, mulai dari menutup lalu
dibuka sampai tuntas dan tutup kembali sampai tuntas dalam waktu 30
detik.- Pada saat menutup angin diusahakan mesin jangan sampai mati
- Setelah 30 detik, maka komputer akan merekan RPM tertinggi selama anda membuka
dan menutup skrup angin tadi.
- Tampilan Utama : Menampilkan putaran mesin saat ini.
- Tampilan Kecil : Menampillkan rekaman RPM tertinggi pada saat proses SCAN.
7.Putarlah skrup angin secara perlahan sehingga nilai RPM tampilan utama harus sama atau mendekati tampilan kecil
- Bila tampilan utama dan kecil berkedip bersamaan dan bunyi “Beeep…!” maka setelan angin telah sesuai.8. Bila dalam waktu 30 detik proses SCAN tidak selesai, anda bisa mengulangi langkah dari awal.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN METODA SCAN
1. Mesin akan berada pada posisi langsam yang mendekati ideal.
2. Mesin akan mudah di starter pada saat dingin tanpa menggunakan COOKE.
3. Hasil pembakaran mesin menjadi lebih sempurna.
4. Akselerasi lebih sempurna.
5. Hasil ujicoba pada motor Matic dapat mengkoreksi tenaga hingga 0.5 HP.
REKOMENDASI
PADA SEPEDA MOTOR SKUBEK/MATIC DIWAJIBKAN MENGGUNAKAN METODA SCAN UNTUK PENYETELAN ANGIN (AIR SCREW) !!!!
CATATAN :
Besarnya ukuran putaran skrup angin, akan berbeda setiap jenis motor dan tergantung pada kondisi kelembaban udara dan temperatur ruangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.